Langsung ke konten utama

Definisi Sunnah Bag 1


*CATATAN MAJELIS RAMADHAN 1444 H MA'HAD AL-ITTIBA' BAWEN*


Penulis : Syeikh Muhammad bin Umar Bazmul

Judul Kitab : Fadhlut Tiba’is Sunnah


Muhadharah yang berjudul *Fadhlut Tiba’is Sunnah* ini, berkisar dengan beberapa unsur sebagai berikut :


• Definisi sunnah

• Pembagian sunnah dan jenisnya

• Buah mengikuti sunnah, diantaranya:


1. Sunnah adalah jalan selamat dari perselisihan

2. Sunnah adalah jalan agar terbebas dari perpecahan

3. Sunnah adalah jalan petunjuk dari kesesatan

4. Menyandarkan diri kepada sunnah adalah semulia-mulianya penyandaran diri kepada Rasulullah 

5. Mengikuti sunnah dapat membebaskan diri dari jalan jalan syaithon

6. Mengikuti sunnah dapat mengangkat kerendahan dan kehinaan dari diri diri kaum muslimin.

7. Di dalam sunnah ada pembeda antara penyakit dan obat

8. Syariat secara keseluruhan akan diperoleh di dalam sunnah

9. Dengan sunnah, seseorang dapat meraih kesempurnaan amal sholeh dan kemuliaan akhlak

10. Sunnah dapat menyelamatkan seorang muslim dari azab yang pedih di neraka 

11. Sunnah dapat menyebabkan seorang muslim masuk surga

12. Barangsiapa yang beramal dengan sunnah, maka berarti ia telah menghidupkannya


Kemudian muallif (penulis kitab) membahas unsur yang pertama dari kitab beliau. 


• Unsur yang pertama, *Definisi Sunnah*


*Sunnah secara Bahasa* : اَلسِّيْرَةُ  (_riwayat perjalanan_) dan اَلطَّرِيْقَةُ  (_jalan\metode_) 

*Sunnah secara syariat* : _Mengikuti apa saja yang datang dari Rasulullah_, yakni melaksanakan apa yang beliau perintahkan dan menjauhi larangannya. Maka hal ini mencakup seluruh syariat yang datang dari nabi, baik dari perkara yang wajib maupun yang sunnah, dan meninggalkan perkara yang haram ataupun yang makruh.


Dicatat oleh:

Hafshah Nur Attazkiyyah

Santriwati kelas baca kitab (Kelas 9) Ma'had Al-Ittiba' Bawen.

Sabtu, 3 Ramadhan 1444 H

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Macam macam huruf ل dalam Bahasa Arab

Pembagian huruf lam ل dalam ilmu nahwu: 1.  Lam Huruf Jar  (حرف الجَرّ) yaitu huruf yang mengejarkan isim setelahnya. Contohnya: الكتابُ لِمحمدٍ “Kitab tersebut milik Muhammad.” Lam ini difathah ketika masuk pada dhomir – semisal: لَهُ، لَهُم، لَك 2.  Lam Juhud  (لام الجُحُوْد) harus didahului oleh ما كَانَ atau لَمْ يَكُنْ atau pecahannya. Menashobkan fiil mudhori’ setelahnya dengan bantuan أَنْ yang disembunyikan secara wajib. Contohnya: ما كان المجتهِدُ لِيَرسُبَ “Seorang yang bersungguh-sungguh tidak akan gagal.” 3.  Lam Ta’lil  (لام التَّعْلِيْل) disebut juga  Lam Kay  (لامُ كَيْ) menashobkan fiil mudhori’ setelahnya dengan bantuan أَنْ yang disembunyikan secara jawazan (tidak wajib), diterjemah dengan “ agar, supaya “. Semisal: يجتهد عَلِيٌّ لِينجَحَ “Ali bersungguh-sungguh agar dia sukses.” 4.  Lam Aqibah  (لام العَاقِبة) atau Lam Shoiruroh (لام الصَّيْرُوْرة) yaitu apa yang setelah lam menjadi akibat dari sebelumnya, tanpa adanya...

Profil Ma'had Al-Ittiba'

          Ma’had Al-ittiba’ adalah lembaga pendidikan Islam swasta (non pemerintah) yang terletak di lingkungan Bapang RT 01 RW 09 Kelurahan Harjosari Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Ma’had Al-Ittiba’ dirintis sejak tahun 2016, didirikan pondok pesantren pada tanggal 1 April 2017 dengan sistem kurikulum pesantren yang menitik beratkan kepada Ilmu Ilmu diniyyah namun tetap menggabungkan ilmu sains dan ilmu ilmu yang bermanfaat secara proporsional, serta pembekalan skill kepada santri dari Agrobisnis hingga keahlian kealian lain. Untuk kelulusan Ma’had Al-Ittiba’ selain memiliki standar kelulusan pesantren Ma’had juga memberikan fasilitas kelulusan program kesetaraan Paket A. B. Dan C.           Sebagai legalisasi Ma’had Al-Ittiba’ dipayungi oleh Yayasan Majelis Taklim Ilmu Amal dengan harapan agar dikemudian hari dapat memberi manfaat lebih luas kepada masyarakat sekitar serta bangsa dan negar...

Foto Kegiatan Santri

Muhadharah ummum Bandongan dan sorogan kitab Praktik perckapan bahasa Arab dan Inggris Tahfidzul Qur'an Agro edukasi Agro edukasi