Langsung ke konten utama

Profil Ma'had Al-Ittiba'

        Ma’had Al-ittiba’ adalah lembaga pendidikan Islam swasta (non pemerintah) yang terletak di lingkungan Bapang RT 01 RW 09 Kelurahan Harjosari Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Ma’had Al-Ittiba’ dirintis sejak tahun 2016, didirikan pondok pesantren pada tanggal 1 April 2017 dengan sistem kurikulum pesantren yang menitik beratkan kepada Ilmu Ilmu diniyyah namun tetap menggabungkan ilmu sains dan ilmu ilmu yang bermanfaat secara proporsional, serta pembekalan skill kepada santri dari Agrobisnis hingga keahlian kealian lain. Untuk kelulusan Ma’had Al-Ittiba’ selain memiliki standar kelulusan pesantren Ma’had juga memberikan fasilitas kelulusan program kesetaraan Paket A. B. Dan C.

        Sebagai legalisasi Ma’had Al-Ittiba’ dipayungi oleh Yayasan Majelis Taklim Ilmu Amal dengan harapan agar dikemudian hari dapat memberi manfaat lebih luas kepada masyarakat sekitar serta bangsa dan negara secara umum. Baik dalam hal ekonomi, sosial, dan pendidikan.

        Ma’had Al-Ittiba’ berupaya untuk mencetak manusia yang mutafaqquh fiddin / cakap dalam bidang agama, yang memiliki jiwa Ikhlas, Jujur, sederhana, mandiri, memiliki etos kerja yang tinggi, rela berkorban, pecinta lingkungan dan memiliki empati (perhatian) kepada sesama yang tinggi “semoga dimudahkan, Aamiin”. Dan tentu saja tetap sebagai MUTTABI’ pengikut generasi pertama yang shalih dari ummat ini (Salafush Shalih) dalam Aqidah, Ibadah, dan mu’amalah.

        Sebagai pesantren yang berhaluan salaf, Ma’had Al-Ittiba’ tetap menanamkan kepada para santri untuk berfikir terbuka, moderat namun tetap menjaga unsur, peran, serta batasan batasan Aqidah yang telah menjadi Ijma’ Ulama Salafush Shalih (Ahlus Sunah wal Jama’ah). Tidak luput pula penanaman kedisiplinan, akhlaqul karimah, serta kesederhanaan yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari dilingkungan Ma’had Al-Ittiba’ yang mana hal itu adalah ciri khas pendidikan pesantren dari zaman ke zaman untuk menempa para santri agar bermental baja.


Susunan Pengurus Ma’had Al-Ittiba’

Ketua / Mudir Ma’had    : Lilik Purwidi Hascahyo

Sekertaris                        : Wahyu Nur Hidayat

Bedahara                         : Sri Hastutik


Visi, Misi dan Pola Pendidikan


VISI

Menjadi pesantren yang senantiasa berpegang pada petunjuk Allah dan Rasulnya sebagai upaya mengajak manusia menjadi  manusia yang mutafaqquh fiddin berjiwa rabbaniy kader bangsa yang jujur, sederana, berani, amanah, dan tangguh dalam segala aspek.

MISI

Mempersiapkan calon para ulama yang rabbaniy, zu’ama yang jujur berani dan amanah, aghniya yang penderma, cendekia yang berakhlaq mulia, berpengetahuan luas, terampil dan ulet.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Macam macam huruf ل dalam Bahasa Arab

Pembagian huruf lam ل dalam ilmu nahwu: 1.  Lam Huruf Jar  (حرف الجَرّ) yaitu huruf yang mengejarkan isim setelahnya. Contohnya: الكتابُ لِمحمدٍ “Kitab tersebut milik Muhammad.” Lam ini difathah ketika masuk pada dhomir – semisal: لَهُ، لَهُم، لَك 2.  Lam Juhud  (لام الجُحُوْد) harus didahului oleh ما كَانَ atau لَمْ يَكُنْ atau pecahannya. Menashobkan fiil mudhori’ setelahnya dengan bantuan أَنْ yang disembunyikan secara wajib. Contohnya: ما كان المجتهِدُ لِيَرسُبَ “Seorang yang bersungguh-sungguh tidak akan gagal.” 3.  Lam Ta’lil  (لام التَّعْلِيْل) disebut juga  Lam Kay  (لامُ كَيْ) menashobkan fiil mudhori’ setelahnya dengan bantuan أَنْ yang disembunyikan secara jawazan (tidak wajib), diterjemah dengan “ agar, supaya “. Semisal: يجتهد عَلِيٌّ لِينجَحَ “Ali bersungguh-sungguh agar dia sukses.” 4.  Lam Aqibah  (لام العَاقِبة) atau Lam Shoiruroh (لام الصَّيْرُوْرة) yaitu apa yang setelah lam menjadi akibat dari sebelumnya, tanpa adanya...

Foto Kegiatan Santri

Muhadharah ummum Bandongan dan sorogan kitab Praktik perckapan bahasa Arab dan Inggris Tahfidzul Qur'an Agro edukasi Agro edukasi