Langsung ke konten utama

BAHAN INTROSPEKSI DIRI


MODAL INTROSPEKSI DIRI

Allah Tidak Peduli ???

Diantara hukuman bagi orang yang langgeng dalam kemaksiatan maka Allahpun akan membuatnya lupa diri sehingga ia akan terombang ambing dalam penjara nafsu syahwatnya sehigga ia menjadi tawanan syaithan. Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata :

و من عقوباتها (أي المعصية ) : أنها تنسى العبد نفسه, و غذا نسي العبد نفسه أهملها و أفسدها و أهلكها

“Dan diantara hukuman dari kemaksiatan adalah bahwasanya ia melalaikan seorang hamba terhadap dirinya sendiri, maka apabila seorang hamba sudah lupa diri maka ia akan membinasakanya, merusaknya, bahkan menhancurkanya.

Kemudian beliau rahimhullah melanjutkan :

فإن قيل : كيف ينسى العبد نفسه ؟ فإذا نسي العبد نفسه فأي شيء يذكر ؟ و ما معنى نفسه؟

Kemudian apabila ditanyakan : Bagaimana seorang itu  bisa lupa diri? Kemudian apabila ia telah lupa diri, apa yang dapat mengingatkanya kembali? Kemudian apa arti dari lupa diri itu sendiri?

Selupa lupanya seorang hamba terhadap dirinya sendiri adalah, sebagaimana Allah subhanahu wata’ala berfirman :

وَلَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّذِينَ نَسُوا۟ ٱللَّهَ فَأَنسَىٰهُمْ أَنفُسَهُمْ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْفَٰسِقُونَ

“Dan janganlah kalian menjadi seperti orang orang yang mereka lupa kepada Allah maka Allahpun menjadikan mereka lupa akan dirinya sendiri, maka mereka itulah orang orang yang fasiq (rusak) “
(Q.S Al-Hasyr : 19)

Maka tatkala mereka lupa kepada Allah maka Allahpun membiarkan mereka lupa diri, sebagai mana  Allah berfirman :

نَسوا اللهَ فَنَسِيَهُمْ

“Mereka lupa kepada Allah, Maka Diapun melupakan mereka” (Q.S At- Taubah 67)

Maka Allah memberi hukuman kepada orang yang melupakan-Nya dengan dua hukuman :
Pertama: Allah melupakanya
Keuda  : Allah membuatnya lupa diri

Maraji’ : Al-Jawabul Kaafiy liman Sa’ala Anid Dawaaisy Syaafiy

Dari sini kita dapat jadikan renungan :

    1. Apa yang menyebabkan Fir’aun tertipu dengan jabatanya sehingga menentang Nabi Musa bahkan berani mengklaim Tuhan karena negeriny dizaman itu termasuk super powernya dunia?
    2. Apa yang menyebabkan Qarun menolak nasehat seorang Nabi tatkala dia tertipu dengan kekayaanya sehingga berani mengklaim “Ini semua aku dapatkan karena Ilmu (kecerdasan) yang aku miliki”
    3. Apa yang menyebabkan para penjudi ketika diberi nasehat mereka mengatakan “ Harta hartaku sendiri kenapa sih ribut “
    4. Apa yang menyebabkan para pecandu narkoba mengatakan “Ini tubuh saya sendiri mau saya rusak kek mau saya gantung kek kan urusan saya”

Wahai saudaraku kembalilah keharibaan Rabb-mu agar hidup kita yang sementara ini medapat bimbingan hidayah sehingga hidup kita yang ujian sementara ini tidak menjadi sia sia kemudian  kita tidak menyesal kelak nanti setelah ajal menjemput kita.

Tak ada yang dihinakan dengan kesombongan, keangkuhan kita kecuali kita sendiri, dan tidak ada yang dirugikan dengan kedzaliman dan kejahatan kita kecuali kita sendiri.

Al-Ittiba’

Jangan lupa makan ikan minimal sepekan sekali untuk nutrisi otak kita.
Mittiba.blogspot.com
ittibaaquaculture.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Macam macam huruf ل dalam Bahasa Arab

Pembagian huruf lam ل dalam ilmu nahwu: 1.  Lam Huruf Jar  (حرف الجَرّ) yaitu huruf yang mengejarkan isim setelahnya. Contohnya: الكتابُ لِمحمدٍ “Kitab tersebut milik Muhammad.” Lam ini difathah ketika masuk pada dhomir – semisal: لَهُ، لَهُم، لَك 2.  Lam Juhud  (لام الجُحُوْد) harus didahului oleh ما كَانَ atau لَمْ يَكُنْ atau pecahannya. Menashobkan fiil mudhori’ setelahnya dengan bantuan أَنْ yang disembunyikan secara wajib. Contohnya: ما كان المجتهِدُ لِيَرسُبَ “Seorang yang bersungguh-sungguh tidak akan gagal.” 3.  Lam Ta’lil  (لام التَّعْلِيْل) disebut juga  Lam Kay  (لامُ كَيْ) menashobkan fiil mudhori’ setelahnya dengan bantuan أَنْ yang disembunyikan secara jawazan (tidak wajib), diterjemah dengan “ agar, supaya “. Semisal: يجتهد عَلِيٌّ لِينجَحَ “Ali bersungguh-sungguh agar dia sukses.” 4.  Lam Aqibah  (لام العَاقِبة) atau Lam Shoiruroh (لام الصَّيْرُوْرة) yaitu apa yang setelah lam menjadi akibat dari sebelumnya, tanpa adanya...

Profil Ma'had Al-Ittiba'

          Ma’had Al-ittiba’ adalah lembaga pendidikan Islam swasta (non pemerintah) yang terletak di lingkungan Bapang RT 01 RW 09 Kelurahan Harjosari Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Ma’had Al-Ittiba’ dirintis sejak tahun 2016, didirikan pondok pesantren pada tanggal 1 April 2017 dengan sistem kurikulum pesantren yang menitik beratkan kepada Ilmu Ilmu diniyyah namun tetap menggabungkan ilmu sains dan ilmu ilmu yang bermanfaat secara proporsional, serta pembekalan skill kepada santri dari Agrobisnis hingga keahlian kealian lain. Untuk kelulusan Ma’had Al-Ittiba’ selain memiliki standar kelulusan pesantren Ma’had juga memberikan fasilitas kelulusan program kesetaraan Paket A. B. Dan C.           Sebagai legalisasi Ma’had Al-Ittiba’ dipayungi oleh Yayasan Majelis Taklim Ilmu Amal dengan harapan agar dikemudian hari dapat memberi manfaat lebih luas kepada masyarakat sekitar serta bangsa dan negar...

Foto Kegiatan Santri

Muhadharah ummum Bandongan dan sorogan kitab Praktik perckapan bahasa Arab dan Inggris Tahfidzul Qur'an Agro edukasi Agro edukasi